KABAR BAIK, Pasien Jantung BPJS Kini Bisa Ditangani di Jepara, Berkat Sosok Asal Margoyoso Ini

KABAR BAIK, Pasien Jantung BPJS Kini Bisa Ditangani di Jepara, Berkat Sosok Asal Margoyoso Ini
KABAR BAIK, Pasien Jantung BPJS Kini Bisa Ditangani di Jepara, Berkat Sosok Asal Margoyoso Ini

KABAR BAIK, Pasien Jantung BPJS Kini Bisa Ditangani di Jepara, Berkat Sosok Asal Margoyoso Ini

HALO JEPARA- Warga Jepara peserta BPJS Kesehatan yang menderita penyakit jantung kini bisa bernafas lega.

Sebab kini mereka tidak perlu lagi merogoh kocek hingga ratusan juta hanya untuk berobat ke luar kota. Kini, mereka cukup berobat di RSUD RA Kartini Jepara yang juga punya layanan penanganan jantung.

Hal ini seiring dilakukannya penandatanganan berita acara penambahan layanan Cathlab, antara Direktur RSUD R.A Kartini Jepara, dr. Tri Iriantiwi, dengan Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kudus, dr. Heni Riswanti pada akhir Mei lalu.

Selain RSUD RA Kartini Jepara, ada 34 rumah sakit lain di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, DIY hingga Sumatra Utara yang kini juga bisa melayani cathlab untuk pasien jantung peserta BPJS Kesehatan.

Direktur RSUD RA Kartini, dr Tri Iriantiwi mengatakan langkah ini juga bagian upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang terus dilakukan oleh jajaran rumah sakit di bawah naungan Pemkab Jepara.

Pihaknya menyampaikan apresiasi atas peran dari Pimpinan Komisi 8 DPR RI, H Abdul Wachid. Wakil rakyat asal Jepara itu telah berkontribusi positif sehingga layanan cathlab untuk pasien jantung peserta BPJS Kesehatan bisa dilakukan di RSUD RA Kartini.

“Sudah bisa mulai hari ini (layanan cathlab),” kata Tri Iriantiwi, Selasa (2/6/2026).

“Maturnuwun sanget Pak Wachid atas supportnya selama ini kepada RSUD RA. Kartini . Telah berhasil akan melayani operasi pelayanan jantung sendiri di RSUD Kartini,” ujarnya lagi.

Layanan Cathlab atau Catheterization Laboratory merupakan fasilitas medis modern yang digunakan untuk membantu diagnosis dan tindakan pada gangguan jantung dan pembuluh darah.

Cathlab memiliki berbagai kegunaan dan indikasi, di antaranya untuk pemeriksaan penyempitan pembuluh darah jantung (angiografi), pemasangan ring jantung (stent), penanganan serangan jantung, evaluasi gangguan irama jantung, hingga tindakan medis lain yang membutuhkan akses pembuluh darah secara minimal invasif.

Kehadiran layanan ini diharapkan dapat mempercepat penanganan pasien dengan risiko kegawatan jantung sehingga peluang kesembuhan menjadi lebih optimal.

“Penambahan layanan ini merupakan bagian dari upaya rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin lengkap dan berkualitas bagi masyarakat,” jelas Tri Iriantiwi.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Abdul Wachid mengaku bersyukur karena akhirnya layanan cathlab di RSUD RA Kartini bisa direalisasikan. Sebelumnya, wakil rakyat asal Gerindra ini kerap menerima laporan dari warga Jepara yang harus ke luar kota dan mengeluarkan lebih dari Rp100 juta untuk penanganan penyakit jantung.

“Padahal meski sudah siap membayar itupun tidak bisa langsung harus mengantre dulu sebulan atau lebih. Akhirnya kita komunikasi dengan Wakil Menkes dan BPJS hingga akhirnya bisa berlaku resmi seperti hari ini, ” tandas legislator asal Margoyoso Kalinyamatan Jepara ini.

Exit mobile version