DAFTAR Atlet Renang Jepara Ukir Prestasi Ajang KRAPSI, Raih 12 Medali Emas Hingga Perunggu

DAFTAR Atlet Renang Jepara Ukir Prestasi Ajang KRAPSI, Raih 12 Medali Emas Hingga Perunggu
DAFTAR Atlet Renang Jepara Ukir Prestasi Ajang KRAPSI, Raih 12 Medali Emas Hingga Perunggu

DAFTAR Atlet Renang Jepara Ukir Prestasi Ajang KRAPSI, Raih 12 Medali Emas Hingga Perunggu

HALO JEPARA- Gelora Tirta Swimming Club (GTSC) Jepara masuk tujuh besar Kejuaraan Renang Antarperkumpulan Seluruh Indonesia (KRAPSI) Semarang Open Championship 2026.

Kejuaraan yang digelar di Kolam Renang Jatidiri Semarang, 25–27 September, itu menjadi ajang evaluasi atlet Akuatik Jepara sebelum PORPROV XVII Jawa Tengah.

Ketua Umum Federasi Akuatik Indonesia (FAI) Kabupaten Jepara Ajar Tri Raharjo, mengatakan Kota Ukir mengirim GTSC dan Tiara Swimming Club dalam kejuaraan yang diikuti klub dari berbagai daerah.

Menurut dia, KRAPSI dimanfaatkan sebagai ajang uji coba untuk mengukur kesiapan atlet menuju PORPROV yang berlangsung 25–31 Oktober 2026 di Semarang.

“Event KRAPSI ini dijadikan event try out, ajang evaluasi bagi Akuatik Jepara dalam menghadapi ajang PORPROV Jateng Oktober mendatang,” ujarnya, Senin (28/9/2026).

Ketua Umum FAI Ajar merinci, GTSC mengumpulkan 12 medali, yakni lima emas, enam perak, dan satu perunggu. Emas diraih Diajeng Ayu Cahyaningroom pada 50, 100, dan 200 meter gaya dada KU-2 putri.

Cintia Irawati Prastiti pada 50 meter gaya dada KU senior putri, serta Nadya Yasmin Nugroho pada 50 meter gaya kupu-kupu KU-4 putri.

Cintia juga meraih perak pada 100 dan 200 meter gaya dada. Kwak Hong Je meraih dua perak dan satu perunggu pada nomor 50, 100, dan 200 meter gaya dada KU-2 putra.

Nadya meraih perak pada 100 meter gaya kupu-kupu, sedangkan estafet 4×50 meter gaya ganti putri meraih perak melalui Alyssa Inggil Ayu Etika, Diajeng Ayu Cahyaningroom, Nadya Yasmin Nugroho, dan Viona Aksita Kusuma Putri.

Adapun GTSC dipimpin Ketua Klub Joko Pramono dan ditangani Kepala Pelatih Janu Deta bersama tim. Deta juga dipercaya sebagai Kepala Pelatih Akuatik Jepara untuk PORPROV.

Janu Deta, menuturkan evaluasi tidak hanya didasarkan pada perolehan medali. Dari catatan waktu, beberapa atlet mengalami peningkatan, tetapi masih ada nomor yang belum mencapai hasil maksimal.

“Yang menjadi pekerjaan rumah kami adalah konsistensi performa, terutama pada saat race. Masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi seperti start, turn, underwater, pacing (red. pengaturan kecepatan), serta kemampuan mempertahankan kecepatan sampai finish,” tuturnya.

Menjelang PORPROV, lanjut dia, latihan akan diarahkan pada kualitas dengan evaluasi individual berdasarkan nomor masing-masing atlet. Pembenahan difokuskan pada teknik, strategi race, start, turn, underwater, pacing, serta pengaturan intensitas dan volume latihan sebelum memasuki masa tapering.

Deta menyebut Diajeng Ayu menjadi salah satu atlet yang diproyeksikan pada nomor 50, 100, dan 200 meter gaya dada putri. Dia mengatakan, Diajeng Ayu masuk tiga besar Jawa Tengah pada nomor-nomor tersebut.

“Fokus utama Akuatik Jepara adalah memaksimalkan potensi setiap atlet dan berusaha meningkatkan perolehan medali dibanding capaian sebelumnya,” ujarnya. (*)

Exit mobile version