477 Siswa Semarakkan Kartini’s Inspirational Parade Jepara, Hidupkan DNA Kreatif di Era Kekinian

477 Siswa Semarakkan Kartini’s Inspirational Parade Jepara, Hidupkan DNA Kreatif di Era Kekinian
477 Siswa Semarakkan Kartini’s Inspirational Parade Jepara, Hidupkan DNA Kreatif di Era Kekinian

477 Siswa Semarakkan Kartini’s Inspirational Parade Jepara, Hidupkan DNA Kreatif di Era Kekinian

HALO JEPARA – Semangat perjuangan R.A. Kartini kembali dihidupkan melalui gelaran Kartini’s Inspirational Parade yang digelar di Alun-alun 1 Jepara, Sabtu (18/04/2026).

Kegiatan ini berlangsung semarak dengan melibatkan ratusan pelajar serta berbagai elemen masyarakat.

Ketua panitia, Indria Mustika, menyampaikan sebanyak 477 siswa turut ambil bagian dalam parade tersebut. Angka ini dipilih karena menggambarkan hari jadi Jepara yang juga diperingati tiap April.

Keterlibatan generasi muda ini menjadi simbol kuat bahwa nilai-nilai perjuangan Kartini terus dilanjutkan oleh penerus bangsa.

“Kita adalah penerus perjuangan Kartini. Kartini tidak hanya dikenang, tetapi hidup di hati dan menjadi contoh terbaik bagi kita semua,” ujarnya.

Lebih dari sekadar perayaan, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara lembaga pendidikan dan pelaku UMKM di Kabupaten Jepara. Parade ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi perempuan muda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Saat kegiatan, para pelajar dari SMKN 2, SMAN 1 Tahunan dan lainnya unjuk kebolehan ketrampilan yang dipelajari di sekolah. Ketrampilan itu juga berbasis kearifan lokal Jepara.
Mulai dari mengukir, membuat kerajinan dari gerabah dan lainnya.
Seiring era kekinian, kreativitas itu ada juga yang disalurkan melalui media non konvensional.
Selain itu, fashion show puluhan pelajar yang mengenakan busana dari bahan troso dan batik Jepara juga ikut memeriahkan Kartini’s Inspirational Parade Jepara.

Bupati Jepara Witiarso Utomo, Wakil Ketua DPRD Jepara Arizal Wahyu Hidayat, anggota DPRD Jateng Andang Wahyu Triyanto dan lainnya ikut menjajal langsung proses kreatif mengukir.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun sinergi serta membuka ruang bagi perempuan muda agar berperan aktif dalam kemajuan Jepara,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo menegaskan bahwa peringatan Kartini tidak boleh berhenti pada seremoni semata.

“Apa yang telah dilakukan Kartini harus bisa kita lanjutkan. Kita patut meneladani perjuangannya,” kata Witiarso.

Ia menekankan bahwa peringatan Hari Kartini sejatinya merupakan momentum untuk menghidupkan kembali semangat berpikir, berkarya, dan berjuang dalam membawa perubahan nyata di masyarakat.

“Bukan sekadar mengenakan busana atau mengikuti seremoni, tetapi bagaimana kita menghidupkan semangat Kartini dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Rangkaian acara dalam parade ini menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari parade busana, pertunjukan seni, hingga pameran karya. Seluruhnya menjadi representasi bagaimana gagasan Kartini diterjemahkan dalam konteks kekinian.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa semangat Kartini tidak berhenti di masa lalu, melainkan terus hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi, khususnya di Kabupaten Jepara. (*)

Exit mobile version