HALO JEPARA- Jepara kabupaten termiskin di Jateng? Ini data riil pengentasan kemiskinan di Kota Ukir.
Kepala Diskominfo Kabupaten Jepara Arif Darmawan menyangkal informasi yang menyebutkan jika Bumi Kartini merupakan kabupaten termiskin di Jateng.
Ia merujuk data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jepara yang menunjukkan jika persentase penduduk miskin di Kabupaten Jepara menurun secara signifikan. Angka kemiskinan turun 0,52 persen, dari 6,61 persen pada Maret 2023 menjadi 6,09 persen pada Maret 2024.
“Penurunan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jepara sebesar 0,52 persen merupakan yang tertinggi di Jawa Tengah dibandingkan dengan 29 kabupaten lainnya,” ujar Arif Darmawan, Selasa (26/2/2025).
Pencapaian Jepara dibanding kabupaten di Jateng memang moncer. Meski begitu Arif tak memungkiri jika dibandingkan dengan kota-kota besar seperti Semarang, Salatiga, dan Magelang, Jepara menempati peringkat keempat.
“Namun pencapaian ini juga sekaligus menunjukkan jika program pengentasan kemiskinan di Jepara sangat efektif. Itu juga menjadi bukti bahwa Jepara menjadi Kabupaten terbaik dalam pengentasan kemiskinan di Jateng,” jelasnya.
Angka kemiskinan di Kabupaten Jepara sesuai survei terakhir tahun 2024 sebesar 6,09 persen, merupakan yang terendah dalam beberapa dekade terakhir. Pada tahun 2014, angka kemiskinan masih berada di angka 8,55 persen, kemudian mengalami penurunan bertahap hingga mencapai 6,09 persen pada Maret 2024.
Menurut Arif Darmawan, jika merujuk data tersebut penanganan kemiskinan dari tahun ke tahun semakin membaik.
“Ini juga menjadi bukti bahwa pemberitaan mengenai Kabupaten Jepara sebagai Kabupaten termiskin perlu diluruskan,” ujarnya.
Pemkab Jepara punya komitmen khusus terkait penanganan kemiskinan di Kota Ukir. Berbagai terobosan kebijakan terkait pengentasan kemiskinan juga terus diupayakan agar hasilnya lebih maksimal l.
“Hal ini juga dibuktikan dengan komitmen yang ditegaskan Bupati Jepara Witiarso Utomo dan Wakil Bupati M. Ibnu Hajar bahwa program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jepara menjadi salah satu program prioritas utama,” paparnya.
Wakil Bupati Jepara sekaligus Plh Bupati Jepara, M. Ibnu Hajar saat memimpin apel perdana setelah dilantik pada Senin (24/2/2025) juga menginstruksikan terkait masalah pengentasan kemiskinan. Ia menginstruksikan kepala OPD terkait untuk terus hadir di tengah masyarakat.
“Jangan tunggu viral baru bergerak” tandasnya. (*)
