Ziarah Sunan Nyamplungan dan Jumat Berangkat, Bupati Jepara Serap Aspirasi Lintas Agama di Karimunjawa

Ziarah Sunan Nyamplungan dan Jumat Berangkat, Bupati Jepara Serap Aspirasi Lintas Agama di Karimunjawa
Ziarah Sunan Nyamplungan dan Jumat Berangkat, Bupati Jepara Serap Aspirasi Lintas Agama di Karimunjawa

Ziarah Sunan Nyamplungan dan Jumat Berangkat, Bupati Jepara Serap Aspirasi Lintas Agama di Karimunjawa

HALO JEPARA – Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) melaksanakan kegiatan Jumat Berangkat di Kecamatan Karimunjawa, Jumat (9/10/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang dialog antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk membahas berbagai persoalan, mulai dari pendidikan, pariwisata hingga infrastruktur.

Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Jumat di Masjid Ainul Yakin. Setelah itu, Bupati bersama rombongan berziarah ke makam Sunan Nyamplungan dan melanjutkan kunjungan ke Gereja Pantekosta Karimunjawa.

Dalam kesempatan tersebut, Witiarso membuka ruang diskusi dengan masyarakat untuk mendengarkan langsung aspirasi serta kebutuhan warga di wilayah kepulauan tersebut.

Witiarso mengatakan, kegiatan Jumat Berangkat menjadi salah satu upaya untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun keyakinan.

“Dalam rangka mempererat hubungan pemerintah dengan masyarakat, karena kami ingin tidak mengenal perbedaan. Kita ini satu, satu keluarga, satu masyarakat di Kabupaten Jepara,” kata Witiarso.

Dia menyebut, melalui kegiatan tersebut pemerintah bisa bertemu langsung dengan masyarakat Karimunjawa sekaligus mengetahui berbagai persoalan yang perlu mendapatkan perhatian.

“Alhamdulillah, hari ini kita juga melakukan beberapa kegiatan, seperti ziarah ke makam Sunan Nyamplungan. Jadi, kita bisa bertemu seluruh masyarakat di Karimunjawa, mendengarkan apa saja yang menjadi persoalan sehingga kami bisa memberikan solusi yang terbaik,” ujarnya.

Salah satu persoalan yang turut dibahas dalam dialog bersama warga adalah kondisi infrastruktur jalan. Menurut Witiarso, perbaikan jalan di Jepara terus dilakukan secara bertahap, termasuk untuk mendukung kenyamanan masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Karimunjawa.

“Untuk infrastruktur jalan ini mulai baik, mulai kita cicil agar bisa mulus semuanya. Sehingga wisatawan bisa nyaman berada di Karimunjawa,” tuturnya.

Dia menegaskan, aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan tersebut akan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan dan kewenangan pemerintah daerah.

“Aspirasi yang kita dapatkan hari ini segera ditindaklanjuti. Apa yang menjadi keinginan masyarakat akan kita perhatikan,” imbuhnya.

Dalam dialog tersebut, sejumlah pengurus tempat ibadah turut menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah.

Takmir Masjid Ainul Yakin, Ahmad, berharap pemerintah dapat membantu revitalisasi masjid, terutama untuk pembenahan pagar dan pembangunan paving blok di lingkungan masjid.

Menurutnya, perbaikan fasilitas tersebut diperlukan untuk menunjang kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah serta kegiatan keagamaan.

Sementara itu, pengurus Gereja Pantekosta Karimunjawa, Demas, menyampaikan harapan agar tersedia pembimbing atau guru agama Kristen bagi anak-anak, mulai dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah kejuruan (SMK).

Aspirasi tersebut menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan Jumat Berangkat.

Melalui dialog langsung seperti ini, pemerintah daerah diharapkan dapat memetakan kebutuhan warga sekaligus menindaklanjuti persoalan yang berkaitan dengan pelayanan publik, pendidikan, fasilitas keagamaan, dan pembangunan infrastruktur di Karimunjawa. (*)

Exit mobile version