Karnaval Hari Santri Lintas Iman Meriahkan HS 2026, Diikuti 10 Ribu Peserta

Karnaval Hari Santri Lintas Iman Meriahkan HS 2026, Diikuti 10 Ribu Peserta
Karnaval Hari Santri Lintas Iman Meriahkan HS 2026, Diikuti 10 Ribu Peserta

Karnaval Hari Santri Lintas Iman Meriahkan HS 2026, Diikuti 10 Ribu Peserta

HALO JEPARA- Berbagai agenda digelar untuk menyemarakkan kegiatan Hari Santri (HS) 2026 yang merupakan kolaborasi Pemkab, Kemenag, PCNU dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Jepara.

Tak hanya khotmil Qur’an, bahtsul masail atau lomba khitobah saja, Hari Santri 2026 juga disemarakkan dengan bersih-bersih rumah ibadah, lomba santri berprestasi, lomba pengolahan sampah, bazar UMKM hingga Karnaval Hari Santri yang diikuti sekitar 10 ribu peserta dari lintas iman, berbagai ormas hingga para pelajar yang duduk di bangku sekolah umum maupun madrasah.

Ketua Panitia Hari Santri 2026 Akhsan Muhyiddin mengatakan rangkaian kegiatan HS tahun ini digelar mulai 14 Oktober hingga pertengahan November mendatang.

Menurutnya kegiatan Hari Santri yang edukatif, berdimensi sosial, spiritual dan kebudayaan, menguatkan nilai toleransi serta melibatkan lintas sektoral ini menjadi momentum untuk menumbuhkan gerakan bersama membangun Jepara yang tak hanya berorientasi pembangunan infrastruktur namun juga berlandas nilai-nilai religius.

LIHAT JUGA :  MERIAH, Puluhan Ribu Peserta Meriahkan Jalan Sehat Hari Santri dan Pencanangan HAB Kemenag ke-80 di Jepara

“Hari Santri menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemasyarakatan. Ini pesan yang kita sampaikan dari Jepara,” kata Akhsan Muhyiddin, Jumat (16/10).

Seperti diketahui, Hari Santri yang diperingati tiap 22 Oktober merujuk pada Resolusi Jihad yang digelorakan pimpinan tertinggi Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy’ari.

Karnaval Hari Santri Lintas Iman Meriahkan HS 2026, Diikuti 10 Ribu Peserta
Karnaval Hari Santri Lintas Iman Meriahkan HS 2026, Diikuti 10 Ribu Peserta

Resolusi Jihad mampu menggerakkan kiai, santri dan berbagai elemen masyarakat lainnya untuk berjuang melawan kolonialisme di Tanah Air. Perlawanan melawan penjajah yang digerakkan semangat Resolusi Jihad itu akhirnya dicatat sejarah dengan tinta emas dan diperingati sebagai Hari Pahlawan 10 November.

Akhsan Muhyiddin menambahkan Karnaval Hari Santri yang melibatkan sekitar 10 ribu peserta dari komunitas lintas iman, lintas Ormas dan berbagai elemen lainnya menjadi simbol penting untuk memperkokoh berbagai sendi kehidupan di Kabupaten Jepara.

“Dari Hindu, Buddha, Kristen hingga Tri Dharma (Konghucu) ikut karnaval yang dimulai dari depan pendopo dan menempuh rute jalan protokol di Jepara. Hadir juga Kokam Muhammadiyah dan ormas lainnya. Ini bukti jika toleransi benar-benar mengakar dan hidup di Jepara. Ini juga aset penting yang harus dijaga untuk pembangunan Jepara Mulus,” jelas Akhsan Muhyiddin.

LIHAT JUGA :  Guru Madin di Demak Didenda Rp25 Juta Gegara "Disiplinkan" Anak Didiknya dengan Tamparan

Panitia Hari Santri 2026 perwakilan Pemkab Jepara Ratib Zaini mengatakan keterlibatan para pelajar dalam gelaran Hari Santri Nasional penting dilakukan.

Sebab nilai-nilai perjuangan, nasionalisme hingga persatuan dan kesatuan dalam Resolusi Jihad yang menjadu cikal bakal peringatan HSN memang layak diwariskan kepada pelajar dan generasi muda di Kota Ukir.

“Pelajar dan generasi muda Jepara perlu disentuh dengan nilai-nilai positif dalam HSN. Terlebih di era disrupsi media yang ditandai dengan melimpahnya informasi, mereka juga perlu mendapat asupan teladan dari kiprah kiai dan santri yang juga berperan penting dalam sejarah bangsa Indonesia,” tandas Ratib yang juga Kepala Disdikpora Jepara ini.

Jadwal Rangkaian Kegiatan Hari Santri Tahun 2026 Kabupaten Jepara:

14 Oktober 2026, Bersih-bersih tempat ibadah,

15 – 20 Oktober, Lomba santri berprestasi

Lomba tasriyihah, lomba MQK, masak/bakar terong, khitobah, lomba murotal, lomba vlog, esai (guru dan siswa/santri),

LIHAT JUGA :  Pabrik Pakan Ternak Asal Tiongkok Bakal Dibangun di Jateng, Disiapkan Lahan 2 Hektare di Kabupaten Ini

17 Oktober, Bakti Dokter Indonesia IDI Jepara

19 Oktober Lomba pengolahan sampah

20 Oktober, Bahtsul masail

21 Oktober Lomba mewarnai TK/RA se Kabupaten Jepara, khotmil Quran, Sanadan dan Doa Lintas Agama,

21 – 22 Oktober, Bazar UMKM

22 Oktober

Apel Hari Santri, pendistribusian zakat produktif Baznas Jepara, Karnaval Hari Santri Lintas Iman

12 November Mlaku Bareng pencanangan Hari Amal Bakti Kemenag