Kisah Purwanto, Buruh dengan Bayi 10 Bulan Pengidap Kanker Hati, Tersenyum Berkat Ini

Kisah Purwanto, Buruh dengan Bayi 10 Bulan Pengidap Kanker Hati, Tersenyum Berkat Ini
Kisah Purwanto, Buruh dengan Bayi 10 Bulan Pengidap Kanker Hati, Tersenyum Berkat Ini

Kisah Purwanto, Buruh dengan Bayi 10 Bulan Pengidap Kanker Hati, Tersenyum Berkat Ini

HALO JEPARA – Komitmen nyata untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat terus dibuktikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jepara.

Secara maraton, BAZNAS Jepara menyalurkan bantuan langsung kepada empat mustahik (penerima manfaat) yang tersebar di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Batealit, Pecangaan, dan Welahan.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM, dan Umum BAZNAS Jepara, Nanang Niamilah, pada Rabu (1/7/2026).

Langkah cepat ini menyasar berbagai kebutuhan darurat warga, mulai dari perbaikan hunian, kelanjutan pendidikan, hingga operasional medis.

Empat warga yang menerima manfaat dalam aksi maraton ini berada dalam kondisi yang benar-benar membutuhkan uluran tangan.

Di antaranya, Siti Subiati Desa Pulodarat Menerima bantuan biaya perbaikan untuk rumahnya yang roboh, Zaki Oktavia Desa Geneng Menerima bantuan untuk biaya pengobatan.

LIHAT JUGA :  SOSOK AKBP Hadi Kristanto, Kapolres Jepara yang Baru, Perwira Polisi Bergelar Doktor

Lalu Purwanto Desa Teluk Wetan yang menerima bantuan operasional pengobatan untuk sang buah hati, serta Dina Mujawadah menerima bantuan biaya pendidikan demi melanjutkan sekolah.

Rasa syukur mendalam tak bisa disembunyikan oleh Nur Achsanah, orang tua dari Dina Mujawadah.

Kehadiran BAZNAS Jepara menjadi jawaban atas kebingungannya. Dina yang baru saja lulus tahun ini sempat terganjal biaya administrasi sekolah yang harus dilunasi agar bisa mendaftar ke jenjang pendidikan selanjutnya.

“Alhamdulillah, terima kasih BAZNAS. Berkat pelunasan biaya pendidikan anak kami, kini Dina bisa melanjutkan untuk pendaftaran ke jenjang sekolah berikutnya,” ucap Nur Achsanah dengan penuh haru.

Kisah perjuangan yang memilukan sekaligus memicu empati datang dari Purwanto. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh ini harus berjuang demi kesembuhan bayinya yang baru berusia 10 bulan.

LIHAT JUGA :  Ini Jadwal Pesta Lomban Syawalan Jepara, Konsep Beda dari Tahun Lalu

Sang buah hati didiagnosis mengidap penyakit kanker hati dan harus menjalani perawatan intensif di RS Sardjito Yogyakarta sebanyak dua kali dalam seminggu.

Bagi seorang buruh, biaya transportasi antarkota menjadi beban yang sangat berat.

“Anak kami perlu menjalani perawatan seminggu dua kali di RS Sardjito Yogyakarta sehingga memerlukan biaya yang lumayan untuk ke sana, sedangkan kami hanya buruh. Terima kasih BAZNAS telah membantu meringankan beban kami dalam operasional ke RS Sardjito,” ungkap Purwanto penuh syukur.

Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Jepara, Nanang Niamilah, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bukti konkret bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dikelola secara amanah untuk mereka yang benar-benar membutuhkan.

“Ini wujud nyata kehadiran BAZNAS dalam membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Untuk itu, jangan ragu untuk menyalurkan Zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar banyak masyarakat Jepara yang bisa dibantu,” pungkas Nanang.

LIHAT JUGA :  SIAP-SIAP, Pabrik Baru di Mayong Jepara Ini Serap Ribuan Tenaga Kerja, Diresmikan Gubernur Jateng

Melalui gerakan zakat yang tepat sasaran, BAZNAS Jepara berharap senyuman dan harapan baru dapat kembali tumbuh di wajah masyarakat yang sedang diuji oleh kesulitan hidup. (*)