30 Pelaku Usaha Disasar Inkubasi 7 Bulan, Genjot UMKM Jepara Naik Kelas

30 Pelaku Usaha Disasar Inkubasi 7 Bulan, Genjot UMKM Jepara Naik Kelas

HALO JEPARA— Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskopukmnakertrans) resmi meluncurkan program Kartini Inkubator Bisnis di Gedung Shima, Selasa (05/05/2026).

Program ini menjadi langkah konkret dalam mendorong pelaku UMKM Jepara agar mampu berkembang dan naik kelas.

Kepala Diskopukmnakertrans Jepara, Zamroni Lestiaza, menyampaikan bahwa inkubator bisnis ini akan berlangsung selama tujuh bulan dan dilaksanakan secara paralel. Sebanyak enam mentor dan enam pendamping akan terlibat dalam proses pembinaan intensif bagi para peserta.

“Program ini dirancang untuk memberikan pendampingan menyeluruh, mulai dari pemilihan produk unggulan, pengemasan (packaging), digital marketing, manajemen keuangan, hingga akses permodalan. Harapannya, para peserta siap masuk ke pasar dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi,” ujarnya.

LIHAT JUGA :  Harga Gabah Kering di Jateng Rp 6.500 per Kg, Produksi Februari - April 2025 Diperkirakan 4,8 Juta Ton

Dari total 87 pendaftar, sebanyak 30 pelaku UMKM terpilih untuk mengikuti program inkubasi. Peserta berasal dari berbagai sektor usaha, seperti furniture, ukir, fashion, pertanian, hingga olahan makanan. Mereka kemudian dibagi ke dalam enam kelompok tenant.

Setiap kelompok yang terdiri dari lima tenant akan mendapatkan pendampingan intensif dari satu mentor dan satu pendamping. Selain itu, program ini juga dilengkapi dengan berbagai workshop serta fasilitasi sertifikasi halal bagi produk yang diwajibkan.

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menegaskan program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas dan daya saing UMKM di Jepara.

“Melalui program ini, kita akan melakukan review terhadap berbagai kelemahan yang ada pada peserta. Dari evaluasi tersebut, kita bisa terus menyempurnakan pelatihan dan pendampingan ke depan, sehingga kebijakan yang diambil semakin tepat sasaran dan berdampak luas,” ungkapnya.

LIHAT JUGA :  Jepara Kabupaten Termiskin di Jateng? Ini Data Riil Pengentasan Kemiskinan di Kota Ukir

Dengan adanya Kartini Inkubator Bisnis, diharapkan UMKM Jepara tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. (*)