Hardiknas 2025, Karya Kreatif Siswa MTs Sadamiyyah Diapresiasi Gus Wabup Jepara

Hardiknas 2025, Karya Kreatif Siswa MTs Sadamiyyah Diapresiasi Gus Wabup Jepara
Hardiknas 2025, Karya Kreatif Siswa MTs Sadamiyyah Diapresiasi Gus Wabup Jepara

HALO JEPARA– MTs Sadamiyyah Guyangan Bangsri ikut memeriahkan gelaran peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kabupaten Jepara yang digelar di Alun-alun Jepara, Jumat – Sabtu (2-3/5).

Madrasah berbasis pondok pesantren di kawasan Jepara utara
ini menampilkan sejumlah produk hasil kreatifitas siswanya.

Stand MTs Sadamiyyah yang mewakili KKMTs NU Jepara ini rupanya menarik perhatian Wakil Bupati Jepara M Ibnu Hajar.

Gus Wabup Hajar didampingi Kepala Disdikpora, dan Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Jepara.

Orang nomor dua di Jepara ini melihat stand milik MTs Sadamiyyah yang menampilkan berbagai hasil karya siswa, mulai dari kaligrafi bernilai seni tinggi hingga aneka suvenir berbahan dasar batik khas Jepara.

LIHAT JUGA :  Bocah punk Akan Dimasukkan ke Sekolah Rakyat di Jepara, Bupati: Digembleng Semi Militer

Gus Wabup Hajar, mengungkapkan kekagumannya setelah melihat isi stand MTs Sadamiyyah.

“Kreativitas siswa yang menampilkan aneka kerajinan berbahan batik ciri khas Jepara ini sangat luar biasa. Ini perlu dicontoh oleh sekolah dan madrasah lain,” ujarnya.

Kepala MTs Sadamiyyah, Siti Nafisah, menegaskan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan ini bukan sekadar ajang pamer karya, melainkan juga bentuk kecintaan terhadap budaya lokal.

“Kami ingin siswa kami mencintai batik khas Jepara dan mengambil bagian dalam memasyarakatkannya melalui karya-karya yang bermanfaat,” jelasnya.

Menurut Siti Nafisah, lewat keikutsertaan dalam pameran Hardiknas ini, pihaknya ingin menunjukkan jika MTs Sadamiyyah yang merupakan lembaga pendidikan berbasis pesantren mampu mendorong siswa tidak hanya unggul secara akademik dan religius, tetapi juga kreatif, produktif, dan peduli terhadap warisan budaya lokal.

LIHAT JUGA :  Empat Tempat Ibadah di Pakisaji Disasar Jumat Berangkat, Perkuat Toleransi Antarumat

“Jadi di madrasah itu ilmu agama dan umum dipelajari secara seimbang. Ilmu agama, akhlak dan karakter siswa diperkuat, ilmu umum bahkan ketrampilan juga dikuasai dengan memadai,” tandasnya.