Durian Petruk dan Kalinyamat Jepara Tak Khawatir Punah, Berhasil Dibawa Pulang ke Bumi Kartini

Durian Petruk dan Kalinyamat Jepara Tak Khawatir Punah, Berhasil Dibawa Pulang ke Bumi Kartini
Durian Petruk dan Kalinyamat Jepara Tak Khawatir Punah, Berhasil Dibawa Pulang ke Bumi Kartini

Durian Petruk dan Kalinyamat Jepara Tak Khawatir Punah, Berhasil Dibawa Pulang ke Bumi Kartini

HALO JEPARA – Varietas durian unggulan asal Kabupaten Jepara tak lagi khawatir Punah. Durian unggulan asal Bumi Kartini itu diproyeksikan tetap lestari.

Upaya untuk melestarikan durian unggulan nasional asal Jepara terus dilakukan oleh pegiat Durian Jepara. Durian unggul nasional asal Jepara yakni durian Petruk dibawa balik pulang ke Jepara.

Selain membawa pucuk durian Petruk, pegiat Durian Jepara berhasil membawa balik durian Kalinyamat yang merupakan juara 2 nasional dari Jepara.

“Selain itu juga berhasil membawa pucuk durian unggul nasional yakni Ajimah,” kata ketua pegiat Durian Jepara, Isnul Abdi, melalui keterangan tertulis, Minggu (19/4/2026).

Upaya membawa balik pulang durian Petruk asli di Jepara dilakukan oleh pegiat Durian Jepara yakni Isnul Abdi, Edi Sulton, Topan Widi arsony, Zakiyatusshiyam, Maruf, Wildan Munif , Zaenal Arifin, Aris Saaf dan Yusrif berangkat ke Bogor untuk mengambil pucuk/ entres durian Petruk di Cijeruk , Bogor , Jawa Barat.

LIHAT JUGA :  Serunya Menjelajahi Pulau Menjangan Kecil Karimunjawa, Surga Kecil di Laut Jawa yang Bikin Nyaman dan Enggan Pulang Saat Liburan

Saat ini turunan asli langsung dari pohon induk tunggal ( PIT) tinggal satu yang tersisa yang ditanam oleh Profesor Muhammad Reza Tirtawinata sebagai pendaftar Petruk untuk sertifikat unggul nasional.

Banyaknya orang yang melabeli durian yang bukan durian Petruk dengan nama Petruk memantik kepedulian akan kelestarian durian Petruk Jepara .

Durian Petruk dan Kalinyamat Jepara Tak Khawatir Punah, Berhasil Dibawa Pulang ke Bumi Kartini
Durian Petruk dan Kalinyamat Jepara Tak Khawatir Punah, Berhasil Dibawa Pulang ke Bumi Kartini

Sabtu ( 18/4/2026) pegiat Durian ini mengambil pucuk / entres durian Petruk turunan asli PIT entres ini disambung dan dikembangkan di Jepara .

Profesor M. Reza Tirtawinata sendiri menyambut gagasan ini dan mendukungnya. ” Saya senang ada yang peduli akan kelestarian durian Petruk Jepara, silakan diambil dan dibawa balik ke Jepara durian Petruk ini,” ujar Reza Tirtawinata.

LIHAT JUGA :  CATAT! Ini Rangkaian HUT Jateng di 3 Kota, di Jepara Ada Konser NDX Hingga Pemecahan Rekor MURI

Isnul Abdi Ketua Pegiat Durian Jepara senang bisa membawa balik pulang durian Petruk ke Jepara, ” Saya ucapkan terimakasih kepada Profesor Reza karena beliau mengizinkan kami membawa pulang balik keturunan asli durian Petruk Jepara ,” terang Isnul Abdi.

Mengenai keberadaan keturunan durian Petruk di Jepara , Edi Sulton pegiat Durian Jepara yang juga anggota maniak durian ini mengaku ada yang punya durian Petruk di Jepara.

“Untuk saat ini ada memang ada pohon durian petruk tapi tidak banyak yang menanam durian Petruk namun bukan turunan langsung dari pohon indukan tunggal ( PIT) ada yang turunan ke- 3 dan seterusnya, yang memprihatinkan itu ada lebih satu versi jenis durian petruk,”

“Dan kini alhamdulillah kami bisa membawa pucuk keturunan langsung F1 dari PIT, jadi ini bukti bahwa Petruk asli ada,” ungkap Edi Sulton.

LIHAT JUGA :  Anggaran Rp2,65 Miliar Digelontor untuk 469 PJU Enam Kecamatan di Jepara

Upaya membawa balik durian Petruk asli kembali ke Jepara didukung oleh Topan Widiarsony, Pria asal Jepara yang tinggal di Jakarta ini menyempatkan datang ke Cijeruk Bogor.

Ia mendukung keinginan pegiat Durian Jepara membawa balik durian Petruk yang sudah melegenda. (*)