Bupati Sudewo Kena OTT KPK, Wagub Jateng Pastikan Pelayanan Publik di Pati Kondusif

Bupati Sudewo Kena OTT KPK, Wagub Jateng Pastikan Pelayanan Publik di Pati Kondusif
Bupati Sudewo Kena OTT KPK, Wagub Jateng Pastikan Pelayanan Publik di Pati Kondusif

Bupati Sudewo Kena OTT KPK, Wagub Jateng Pastikan Pelayanan Publik di Pati Kondusif

HALO JATENG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen, memastikan penyelenggaraan pelayanan publik di pemerintah Kabupaten Pati tetap berjalan dengan lancar dan kondusif, usai kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Pati, Sudewo.

Taj Yasin mengaku, kabar mengenai kejadian tersebut baru didapatkan melalui sejumlah media.

“Kami baru mendengar lewat media, bahwa memang ada OTT terkait Bupati Pati. Kita sama-sama menunggu bagaimana nanti dari KPK memberikan penjelasan,” kata Taj Yasin usai acara pelantikan Pengurus Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) di Wisma Perdamaian, Kota Semarang pada 20 Januari 2026.

LIHAT JUGA :  2025, Kinerja Pemprov Jateng Tunjukkan Tren Postif, ASN Dituntut Genjot Kinerja 2026

Ia mengatakan, Pemprov Jateng menghormati langkah-langkah yang ditempuh oleh KPK, termasuk proses hukum yang masih berlangsung.

“Kita masih menunggu semua, kita hormati proses-proses itu,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, sosok yang akrab disapa Gus Yasin ini mengimbau kepada para kepala daerah di Jawa Tengah agar menghindari tindakan korupsi.

“Mari kita bersama-sama menjaga integritas, dan tidak melakukan tindakan-tindakan korupsi,” lanjutnya.

Terkait penanganan banjir di Pati, Gus Yasin memastikan bahwa kebutuhan masyarakat terdampak banjir tetap teratasi dengan baik.

Pelayanan berupa pasokan makanan, obat-obatan untuk masyarakat korban banjir di Pati akan tetap berjalan normal.

Untuk mendapatkan pelayanan dari pemerintah, masyarakat dipersilakan menghubungi melalui aplikasi Jateng Ngopeni Nglakoni. Termasuk korban banjir yang stroke, hamil, dan lansia, akan tertangani melalui petugas yang diturunkan oleh dinas kesehatan.

LIHAT JUGA :  Museum Pop-Up Ratu Kalinyamat Resmi Dibuka di Masjid Mantingan, Catat Tanggalnya

“Jangan sampai ada masyarakat yang tidak tertangani terkait banjir ini,” ujarnya. (*)