Jalan ke Teluk Awur dan Blebak Dibangun, Pemkab Jepara Dukung Kelancaran Akses Wisata
HALO JEPARA – Program “Bupati Ngantor di Desa” kembali digelar, kali ini menyasar Desa Sinanggul, Kecamatan Mlonggo, Senin (21/07/2025).
Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar, Ketua TP PKK Kabupaten Jepara Laila Saidah, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hadir langsung menyapa masyarakat.
Agenda diawali dengan kunjungan ke stand UMKM Kecamatan Mlonggo. Bupati dan rombongan mencicipi serta membeli berbagai produk lokal sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaku UMKM.
Usai menyapa UMKM, kegiatan dilanjutkan dengan dua sesi penyerapaan aspirasi. Sesi pertama diisi dialog langsung bersama warga, sementara sesi kedua berbentuk Focus Group Discussion (FGD) yang membahas isu-isu strategis di desa, mulai dari infrastruktur, pengembangan wisata, drainase, pendidikan mental, keagamaan, hingga layanan BPJS dan fasilitas madrasah diniyah.
Bupati Jepara Witiarso Utomo mengungkapkan komitmennya untuk mempercepat pembangunan di kawasan wisata pantai yang ada di Kecamatan Mlonggo.
“Di sini banyak objek wisata pantai yang potensial. Tapi memang persoalannya ada di infrastruktur. Oleh karena itu, banyak usulan yang masuk dan akan kita selesaikan secara bertahap. Mudah-mudahan dalam dua tahun ke depan, dengan dukungan provinsi dan pusat, semua bisa terselesaikan dan wisata bisa terintegrasi,” ungkapnya.
Mengenai usulan pembangunan pemecah ombak, Bupati menyampaikan bahwa proses tersebut memerlukan koordinasi dan izin dari pemerintah provinsi.
“Pembangunan pemecah ombak itu butuh izin dari provinsi. Tapi kita akan bantu, termasuk upaya mengajukan CSR ke sejumlah perusahaan untuk mendukung pembangunannya,” lanjutnya.
Ia juga menambahkan, pemerintah daerah akan mengecek kembali dokumen pengajuan pemecah ombak dari desa agar bisa diproses sesuai regulasi.
Terkait drainase, Bupati menyatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan permintaan ke pemerintah provinsi dan mendapatkan alokasi pembangunan drainase sepanjang tiga kilometer.
“Drainase itu sudah kita ajukan dan disetujui 3 kilometer. Nantinya akan kita fokuskan ke lokasi-lokasi yang belum memiliki drainase sama sekali,” ujarnya.
Sementara itu, PJ Sekda Jepara Ary Bachtiar menambahkan bahwa beberapa jalan pendukung wisata akan segera dibangun.
“Jalan menuju wisata di Teluk Awur tahun ini akan di-overlay. Tahun depan, ruas Keongsari–Blebak akan dibangun secara menyeluruh dengan anggaran sebesar Rp4,9 miliar,” terangnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Jepara berharap pembangunan di desa dapat lebih merata dan selaras dengan potensi lokal yang dimiliki, khususnya sektor wisata dan UMKM. (*)












