Bupati Jepara Ngantor di Desa Ngetuk, Siap Garap Infrastruktur dan Dukung Pengembangan Wisata Alam Pedesaan

Bupati Jepara Ngantor di Desa Ngetuk, Siap Garap Infrastruktur dan Dukung Pengembangan Wisata Alam Pedesaan
Bupati Jepara Ngantor di Desa Ngetuk, Siap Garap Infrastruktur dan Dukung Pengembangan Wisata Alam Pedesaan

HALO JEPARA- Bupati Jepara Witiarso Utomo mengunjungi Desa Ngetuk Kecamatan Nalumsari, Selasa (20/5). Selain mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat desa,

kegiatan “Bupati Ngantor di Desa” itu juga sekaligus untuk menyerap aspirasi, mencarikan solusi hingga mengangkat potensi belasan desa yang ada di Nalumsari.

Kehadiran orang nomor satu di Jepara ini disambut antusias oleh ratusan siswa-siswi serta warga setempat.

Kegiatan diawali dengan peninjauan ke sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Desa Ngetuk. Bupati juga melarisi dagangan pelaku usaha sebagai bentuk dukungan nyata terhadap ekonomi kerakyatan.

Selanjutnya, Bupati meninjau Puskesmas Pembantu (Pustu) dan menyapa langsung warga yang tengah mengikuti layanan Posyandu serta pemeriksaan kesehatan gratis.

LIHAT JUGA :  Menuju Terwujudnya Koalisi Besar Pilkada Jepara 2024?

Momen Bupati Ngantor di Desa ini dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari kebutuhan perbaikan infrastruktur jalan, kendala transportasi bank sampah, hingga permintaan penerangan jalan umum.

“Lewat cara ini kita ingin memastikan pemerataan pembangunan baik dari sisi infrastruktur maupun ekonomi hingga ke pelosok desa,” ujar Mas Wiwit.

Bupati Jepara Ngantor di Desa Ngetuk, Siap Garap Infrastruktur dan Dukung Pengembangan Wisata Alam Pedesaan
Bupati Jepara Ngantor di Desa Ngetuk, Siap Garap Infrastruktur dan Dukung Pengembangan Wisata Alam Pedesaan

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur akan menjadi fokus Pemkab Jepara sepanjang tahun ini. Salah satu prioritasnya adalah perbaikan jalan rusak di perbatasan Jepara-Kudus yang direncanakan dibangun dengan konstruksi jalan beton.

Lebih lanjut, Bupati juga menyoroti potensi besar yang dimiliki wilayah Kecamatan Nalumsari, mulai dari sektor peternakan, pertanian, hingga UMKM dengan produk variatif seperti makanan tradisional dan gerabah. Ia juga mengungkapkan adanya rencana pengembangan pariwisata alam berbasis desa.

LIHAT JUGA :  Auto Jadi Sultan, Cuan Budidaya Rumput Laut di Pesisir Bondo Jepara Tembus Ratusan Juta Rupiah

“Untuk roadmap pengembangan wisata Nalumsari, akan kita mulai tahun depan. Ada ide menarik dari para petinggi desa terkait paket wisata alam,” ujarnya.

Petinggi Desa Tunggul Pandean, M. Khotibul Umam, yang mengungkap adanya desain wisata Kecamatan Nalumsari. Wisatawan nantinya akan diajak berkeliling ke 15 desa di kecamatan tersebut, mulai dari Desa Tunggul Pandean, Pringtulis, Gemiring Kidul, hingga Gemiring Lor, dengan terminal utama di Desa Bategede.

“Konsep ini diharapkan dapat menyerap produk UMKM desa, menggerakkan ekonomi lokal, dan memberikan edukasi berbasis potensi unggulan desa seperti pusat gerabah, pertanian, hingga peternakan susu kambing etawa,” tutur Umam.