Resmi, Susi Air Layani Penerbangan Semarang–Karimunjawa, Dilepas dari Bandara A Yani

Susi Air Serves Semarang–Karimunjawa Flights, Departing from A Yani Airport
Susi Air Serves Semarang–Karimunjawa Flights, Departing from A Yani Airport

Resmi, Susi Air Layani Penerbangan Semarang–Karimunjawa, Dilepas dari Bandara A Yani

HALO JATENG – Penerbangan perdana pesawat dengan rute Bandara A YaninKota Semarang – Bandara Dewadaru Karimunjawa Kabupaten Jepara resmi dibuka mulai, Jumat, 4 Juli 2025.

Momentum ini tak sekadar penerbangan biasa, melainkan awal dari kemudahan akses menuju salah satu destinasi wisata unggulan Jateng yang ada di Laut Jawa tersebut.

Penerbangan perdana oleh maskapai Susi Air ini secara resmi dilepas oleh pendiri Susi Air, Susi Pudjiastuti, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Bupati Jepara M Ibnu Hajar dan berbagai elemen lainnya.

Selain rute Semarang – Karimunjawa, juga ada Yogya-Karimunjawa, masing-masing rute pulang pergi (PP).

Salah seorang Kota Salatiga, Elia Tri Retnaningsih mengaku, senang bisa turut serta dalam penerbangan perdana tersebut.

“Sungguh luar biasa, bisa menikmati dan bisa merasakan penerbangan ini,” katanya saat ditemui di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang.

Elia mengaku beruntung, sebab penerbangan pertama dilaksanakan bertepatan dengan momentum libur anak sekolah.

LIHAT JUGA :  Happy Salma, New Pallapa hingga NDX AKA Meriahkan Specta Sport Tourism 2024, Digelar di Pantai Bandengan Jepara 26 - 28 Oktober

“Belum pernah ke Karimunjawa, mumpung ini liburan kami bersama keluarga ke sana. Saya seneng sekali. Semoga dengan penerbangan ini, semakin ramai, semakin lancar, dan semakin baik,” ujarnya.

Setali tiga uang, warga Kabupaten Wonosobo, Widi Yulianto mengaku, merasakan kebahagiaan yang sama. Bersama anggota keluarganya, ia rela berangkat sejak pukul 4 pagi, demi bisa terbang ke Karimunjawa.

“Tujuan Karimunjawa sampai hari Minggu, satu keluarga delapan orang. Baru pertama kali ke Karimunjawa naik pesawat,” katanya.

Widi mengaku melihat info penerbangan perdana ini saat sedang berselancar di mesin pencarian internet. Begitu melihatnya, ia langsung memesan tiket terbang bersama Susi Air itu.

“Saya lihat berita di YouTube dan di Google ada penerbangan dari Susi Air tanggal 4 Juli. Pingin cari sensasi terbaru. Kalau naik kapal takut ombaknya,” ucapnya.

Pendiri Susi Air, Susi Pudjiastuti menyatakan siap mendukung konektivitas pulau-pulau terluar yang ada di Jawa Tengah. Tak hanya itu, Susi juga siap mendukung penerbangan di bandara-bandara perintis yang ada di wilayah Jateng.

LIHAT JUGA :  Knitting Ecotourism Dreams in Karimunjawa, Presenting a Beautiful Collaboration of Tourism and Seaweed Cultivation in the Beautiful Islands in the Java Sea

“Semoga Susi Air bisa terus membuka isolasi wilayah-wilayah terluar. Bukan hanya di luar pulau, tetapi di dalam pulau juga. Apalagi akses ke Karimunjawa sebelumnya hanya kapal laut,” kata dia.

Dengan waktu tempuh kurang dari satu jam menggunakan pesawat perintis Susi Air, jalur udara ini diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan akses menuju Karimunjawa, yang selama ini lebih banyak bergantung pada jalur laut dengan waktu tempuh 4–5 jam.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi berharap penerbangan ini berimbas positif pada masa depan konektivitas udara di wilayah Karimunjawa.

“Ini menjadi momentum menumbuhkembangkan ekonomi, baik itu tourism, investasi maupun kegiatan masyarakat lainnya,” ujar Ahmad Luthfi.

Sementara itu, Wakil Bupati Jepara Ibnu Hajar berharap akses udara ini tak hanya memudahkan wisatawan, tapi juga membuka peluang baru bagi geliat ekonomi di Karimunjawa.

LIHAT JUGA :  Mahasiswa Unisnu Asal Karimunjawa Raih Medali Ajang Internasional di Jepang, Garap Inovasi Energi Terbarukan 

Pemkab Jepara sendiri sudah dan terus melakukan berbagai upaya agar gaung Karimunjawa lebih menggema baik di kancah nasional maupun internasional. Salah satu upayanya dengan menggelar event sport tourism seperti Beachtrail Run di Karimunjawa yang akan digelar Oktober mendatang.

“Semoga Karimunjawa lebih menggeliat, muncul multiflyer effect yang muaranya mendongkrak perekonomian daerah dan kesejahteraan warga,” tandasnya. (*)