HALO JEPARA- 7 hari masa jabatan Mas Bupati Wiwit dan Gus Wabup Hajar, 10 dari 101 Km Jalan Rusak di Jepara sudah diperbaiki.
Hal itu disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Bupati sekaligus Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, Rabu (26/2/2025).
Gus Hajar menyampaikan jika selama 100 masa kerja Bupati – Wabup Jepara Witiarso Utomo – M Ibnu Hajar, pihaknya menargetkan sepanjang 101 km jalan rusak yang diperbaiki.
Hingga saat ini, progres perbaikan telah mencapai 10 km dari target 101 km.
“Tadi perbaikan jalan baru mencapai 10 km. Insyaallah target terpenuhi selama 100 hari pemerintahan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Pemkab Jepara telah berkomunikasi dengan pihak PLTU Tanjung Jati B untuk turut membantu pengerjaan jalan provinsi, khususnya ruas Jepara – Keling.
“Kami sudah berkomunikasi dengan PLTU agar segera membantu pengerjaan jalan provinsi supaya ketika Lebaran nanti kondisi jalan mulus,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jepara Ary Bachtiar mengatakan telah menggencarkan perbaikan jalan di sejumlah titik. Kegiatan program pemeliharaan jalan ini telah dilakukan oleh DPUPR Kabupaten Jepara melalui klinik jalan sejak Februari.
Langkah ini juga sebagai bagian mewujudkan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Jepara dan menjelang persiapan mudik tahun ini.
“Pemeliharaan jalan kabupaten sudah dimulai februari ini, perbaikan ini terkait program 100 hari Bapak Bupati dan Wakil Bupati dan juga persiapan menjelang menghadapi arus mudik,” ujar Ary Bachtiar.
Ia mencontohkan perbaikan jalan di ruas RA Kardinah Jepara yang ada enam titik. Perbaikan dilakukan secara serempak dilakukan dengan menggunakan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jepara.
Program pemeliharaan rutin ini bertujuan utama untuk menutup lubang jalan guna meningkatkan keamanan bagi pengguna jalan. Kegiatan ini dilakukan melalui klinik perbaikan jalan yang fokus pada perbaikan cepat dan efisien.
Berbeda dengan pemeliharaan berkala, program pemeliharaan rutin ini tidak memiliki batas waktu tertentu dan akan berjalan sepanjang tahun guna memastikan kondisi jalan tetap dalam keadaan baik.
“Kalau pemeliharaan rutin tidak ada batas waktu, setahun penuh akan melakukan perbaikan jalan,” imbuhnya.






























