Jepara Tuan Rumah Bahtsul Masail PWNU Jateng, Ini Persoalan yang Dibahas

Jepara Tuan Rumah Bahtsul Masail PWNU Jateng
Jepara Tuan Rumah Bahtsul Masail PWNU Jateng

Jepara Tuan Rumah Bahtsul Masail PWNU Jateng, Ini Persoalan yang Dibahas

HALO JEPARA- Kabupaten Jepara menjadi tuan rumah forum bahtsul masail tingkat Jawa Tengah (Jateng) yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng.

Bahtsul masail hasil sinergi dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jepara dan Pemkab Jepara bakal dihadiri kiai dan santri perwakilan NU se-Jawa Tengah.

Forum ilmiah kalangan pesantren untuk mendiskusikan, membahas, dan memutuskan hukum Islam terkait persoalan kontemporer (waqi’iyyah) maupun masalah keagamaan umum ini akan digelar pada Senin, 20 April 2026 mendatang.

Beberapa persiapan telah dilakukan panitia lokal setelah PWNU Jateng mengeluarkan surat resmi yang menunjuk PCNU Jepara sebagai tuan rumah bahtsul masail.

LIHAT JUGA :  Tambang Muria dan Suara PWNU Jateng, Antara Advokasi dan Kriminalisasi

Sekretaris PCNU Jepara KH Ahmad Sahil mengatakan bahtsul masail yang digelar di Gedung NU Jepara jalan Pemuda No 51 ini akan membahas dua tema besar.

Yakni terkait perda miras dan hiburan malam yg meliputi empat soal. Lalu tema kedua terkait kritik matan hadits yg menyelisihi fakta.

“Peserta bahtsul masail ini 36 LBM PCNU se Jateng dan 10 Ma’had Ali se Jateng. Seluruh asilah ini juga sudah disampaikan oleh PWNU Jateng,” kata Gus Sahil, sapaan akrabnya, Sabtu (18/4/2026).

Jajaran PWNU Jateng juga sudah meninjau lokasi digelarnya bahtsul masail yang dipusatkan di Gedung PCNU Jepara. Berbagai hal teknis untuk mendukung kelancaran kegiatan ini juga dipastikan sudah siap saat hari H kegiatan.

LIHAT JUGA :  Santri Jepara Desak Komdigi dan KPI Cabut Izin Trans7, Buntut Tayangan yang Lecehkan Pesantren

“Kami berterimakasih kepada Pemkab Jepara yang membantu sepenuhnya kegiatan bahtsul masail ini. Rencananya Bupati Jepara juga akan menyampaikan sambutan mewakili PCNU Jepara selaku tuan rumah,” jelasnya.

Terpisah, perwakilan Pemkab Jepara Ratib Zaini mengatakan Bupati Jepara Witiarso Utomo mendukung penuh kegiatan bahtsul masail yang digelar warga nahdliyin. Kegiatan ini juga selaras dengan komitmen bupati yang ingin Jepara tetap menjadi daerah yang religius.

“Bahtsul masail ini forum ilmiah di kalangan NU atau pesantren. Tujuannya juga untuk kemaslahatan umat, makanya ini layak diapresiasi dan dukung, ” tandas Ratib Zaini. (*)