Wabup Ingin Bahan Makanan Progam MBG Disuplai UMKM atau Bumdes di Jepara

Wabup Ingin Bahan Makanan Progam MBG Disuplai UMKM atau Bumdes di Jepara
Wabup Ingin Bahan Makanan Progam MBG Disuplai UMKM atau Bumdes di Jepara

Wabup Ingin Bahan Makanan Progam MBG Disuplai UMKM atau Bumdes di Jepara

HALO JEPARA – Wakil Bupati Jepara, M. Ibnu Hajar (Gus Hajar) kembali melakukan monitoring evaluasi atau Monev ke enam titik satuan pelayanan pemenuhan gizi atau SPPG di Kabupaten Jepara, Rabu (24/9/2025).

SPPG yang dikunjungi adalah SPPG di Desa Geneng dan Desa Mindahan (Batealit), SPPG di Desa Ngabul (Tahunan), SPPG di Desa Bugel dan Desa Menganti (Kedung), dan SPPG di Kelurahan Karangkebagusan (Jepara).

Turut mendampingi Wabup saat tinjauan lapangan, Staf Ahli Bupati Bidang PKSDM Sridana Paminto, Kepala DP3AP2KB Mudrikatun, Kabag Administrasi dan Pembangunan Setda Jepara Mukti Nurwijayanti, serta sejumlah kepala perangkat daerah yang mewakili dan pemangku kepentingan terkait.

LIHAT JUGA :  Bule Eropa dan Ribuan Warga Antusias Ikuti Kirab Buka Luwur Ratu Kalinyamat, Semarakkan Hari Jadi Kabupaten Jepara ke-476

Menurut Wakil Bupati Jepara, program Makanan Bergizi Gratis atau MBG harus dipastikan berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur atau SOP mulai dari tempat masak atau dapur, pengolahan sampai bahan masakan, harus sesuai dengan standar.

“Kita monev SPPG lagi dan ini menjadi bagian dari bentuk perhatian pemerintah daerah, agar MBG ini berjalan sesuai dengan prosedur yang ada,” ujar Gus Hajar.

Gus Hajar mengungkapkan akan terus melakukan pemantauan. Ia menginstruksikan kepada kepala dapur untuk terus memantau dan memastikan pengolahan makanan dilakukan secara sehat dan higienis.

Tak hanya itu, Wabup Hajar juga menekankan agar pengadaan bahan makanan dalam program MBG ini dari UMKM atau Bumdes di Kabupaten Jepara.

LIHAT JUGA :  Kata Pelajar MAN 2 Jepara Usai Jajal Menu MBG, Sasar Jepara Utara Perbatasan Pati

“Mari kita berdayakan UMKM lokal atau Bumdes di Jepara. Ini juga untuk menggerakkan perekonomian daerah,” tandasnya. (*)