Tekan Pelecehan Seksual di Kalangan Pelajar, Ini yang Dilakukan KKN UNISNU Jepara di MTs Mabdaul Huda Demak

Seminar Tentang Batasan Antar Lawan Jenis dalam Islam

Tim KKN UNISNU Jepara foto bersama dengan siswa-siswi MTs Mabdaul Huda Kedungkarang Wedung Demak di sela-sela kegiatan seminar bertema "Menjaga Batasan Antar Lawan Jenis".
Tim KKN UNISNU Jepara foto bersama dengan siswa-siswi MTs Mabdaul Huda Kedungkarang Wedung Demak di sela-sela kegiatan seminar bertema "Menjaga Batasan Antar Lawan Jenis".

HALO JEPARA– Tim KKN UNISNU Jepara menggelar seminar bertema “Menjaga Batasan Antar Lawan Jenis” di Desa Kedungkarang Wedung Demak. Acara ini diikuti oleh siswa-siswi MTs Mabdaul Huda Kedungkarang Wedung Demak kelas XI dan bertujuan untuk memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga batasan dalam pergaulan sehari-hari.

Upaya ini diharapkan juga bisa menekan potensi terjadinya tindak pelecehan seksual di kalangan pelajar yang marak belakangan ini.

Narasumber pertama, Musyafa’, M.Ag menyampaikan materi tentang pentingnya menjaga batasan antar lawan jenis dalam Islam. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa menjaga batasan ini bukan hanya soal etika, tetapi juga merupakan bagian dari ketaatan terhadap ajaran agama.

LIHAT JUGA :  BMT dan UMKM, Duet Pemberdayaan Desa Menjadi Mall Terbuka bagi Rakyat

“Islam mengajarkan kita untuk menghormati diri sendiri dan orang lain. Menjaga batasan antar lawan jenis adalah salah satu cara untuk menunjukkan rasa hormat tersebut,” ujar Musyafa’ melalui keterangan tertulis, Rabu (7/8/2024) .

Ia juga mengutip beberapa ayat Al-Qur’an dan hadits yang mendukung pentingnya menjaga batasan ini.

“Dalam surat An-Nur ayat 30-31, Allah SWT memerintahkan kaum mukminin dan mukminat untuk menahan pandangan dan menjaga kemaluan mereka. Ini adalah bentuk perlindungan yang diajarkan oleh Islam untuk menjaga kehormatan dan martabat manusia,” tambahnya.

Narasumber kedua, Khalimatus Sadiyah, M.Pd.I., memberikan paparan mengenai etika dan hukum dalam menjaga batasan antar lawan jenis. Ia menjelaskan bahwa selain penting dari segi agama, menjaga batasan ini juga memiliki aspek hukum yang harus dipahami oleh para remaja.

LIHAT JUGA :  Gerbong Ketua PN Jepara Bergerak, Rightmen Diganti Erven Langgeng Kaseh

“Ada konsekuensi hukum yang bisa timbul jika batasan ini tidak dijaga. Misalnya, tindakan pelecehan seksual atau perbuatan tidak senonoh yang bisa berujung pada proses hukum,” jelas Khalimatus Sadiyah.

Khalimatus Sadiyah juga memberikan contoh-contoh kasus hukum yang pernah terjadi akibat pelanggaran batasan antar lawan jenis.

“Dengan memahami aspek hukum ini, diharapkan para remaja bisa lebih berhati-hati dalam bergaul dan menjaga diri mereka sendiri,” katanya.

Seminar ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif. Para siswa-siswi sangat antusias dan aktif bertanya mengenai berbagai situasi yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para peserta mengenai pentingnya menjaga batasan dalam pergaulan sehari-hari dan memotivasi mereka untuk menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan. (KS)

LIHAT JUGA :  Anggaran Rp 800 Juta Dikucurkan untuk Perbaikan Jalan Rusak di Karimunjawa