Derita Nenek Suharti, Lansia Asal Kedung Jepara yang Kehilangan 50 Gram Emas Senilai Rp 80 Juta, Berubah Jadi Imitasi
HALO JEPARA- Suharti (75) tak kuasa menahan tangis seiring peristiwa yang dialaminya. Emas seberat 50 gram senilai Rp 80 juta milik nenek lansia warga Desa Kerso, RT 2 RW 2, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara ini tiba-tiba raib. Perhiasan yang disimpannya sejak 2009 itu berubah menjadi emas imitasi atau mainan.
Emas milik Suharti yang hilang di antaranya, 2 kalung seberat 20 dan 10 gram, 9 cincin seberat 2 gram per cincinnya, 2 liontin seberat 2 gram per liontin, dan satu buah anting-anting.
Berbagai perhiasan ini dibungkus serbet, diplastiki, dan disimpan dalam laci almari. Di dalam serbet itu juga terdapat uang senilai Rp 15 juta. Namun ternyata yang hilang hanya perhiasan saja. Sedang uangnya masih aman.
Hal ini yang membuat Suharti bersedih. Kesedihan juga dirasakan suaminya yang bernama Suhadi (80). Pasutri lansia ini tak menyangka bakal kehilangan benda berharga di usia senjanya.
“Sekitar 15 hari saya mulai curiga, saat itu hendak menunaikan salat subuh, pintu rumahnya terbuka dan almari tempat penyimpanan emas tidak terkunci,” kata Suharti kepada wartawan, Senin (21/7/2025).
Selama ini, kata Suharti, kunci almari tempat penyimpanan emas itu sering ia bawa. Bahkan kunci itu dibungkus dalam plastik agar lebih aman.
“Lalu saya cek emas di lemari. Ternyata bentuk emasnya berbeda dari yang sebelumnya. Saya beritahu suami (Suhadi) tapi dia bilang saya yang keliru,” jelasnya didampingi anggota keluarganya Firda.
Terakhir kali, emas milik Suharti dipakai beberapa waktu lalu saat lebaran dan pergi kondangan.
Menurut Firda, emas milik Suharti diperoleh dari hasil dari panen. Emas itu sengaja disimpan untuk tabungan di hari tua.
Kapolsek Kedung, AKP Dasiyo mengatakan Suharti sudah melaporkan kasus raibnya emas miliknya ke jajarannya. Pihaknya langsung melakukan olah TKP dan langkah penyelidikan terkait kasus ini.
Kasus ini sekarang ditangani Satreskrim Polres Jepara. (*)










