Investasi Rp6,9 Triliun Asal Negeri Jiran Masuk Jateng, Ini Sektor Prioritasnya

Investasi Rp6,9 Triliun Asal Negeri Jiran Masuk Jateng, Ini Sektor Prioritasnya
Investasi Rp6,9 Triliun Asal Negeri Jiran Masuk Jateng, Ini Sektor Prioritasnya

Investasi Rp6,9 Triliun Asal Negeri Jiran Masuk Jateng, Ini Sektor Prioritasnya

HALO JATENG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berhasil menggait investasi dari 25 investor asal Malaysia senilai Rp6,9 triliun.

Bahkan, rencana penanaman investasi itu sudah dituangkan dalam nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).

“MoU sudah dilakukan. Hari ini sekitar Rp6,9 triliun telah ditandatangani. Selanjutnya langsung eksekusi,” kata Ahmad Luthfi melalui keterangan tertulis diterima Kamis (27/11/2025).

Dalam menggenjot investasi tersebut, lanjut dia, salah satu prioritasnya adalah di sektor energi terbarukan, khususnya solar panel. Bahkan, Gubernur menyebut, proyek itu sudah masuk tahap Surat Perintah Kerja (SPK).

LIHAT JUGA :  Harga BBM Pertamina 11 Januari 2025 di Jepara, Jateng dan Daerah Lain di Indonesia, Lengkap Mulai Pertalite hingga Dexlite

Ia mengatakan, ada sejumlah waduk di Jawa Tengah yang akan menjadi sasaran investasi untuk solar panel di atas air. Investasi ini dinilai banyak manfaatnya, di antaranya permukaan air tak mudah menguap, memelihara kondisi waduk, dan lainnya.

Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Dato’ Indera Hermono mendorong kerja sama Jateng dengan penguasaha-pengusaha Malaysia. Rencana investasi yang sudah dilakukan MoU tersebut, segera ditindaklanjuti dan direalisasikan.

“Kami di Kedutaan dengan senang hati mengawal setiap MoU, sehingga betul-betul direalisasikan. Kalau ada apa-apa, kami bisa bantu. Apalagi saya juga orang Jawa Tengah,” kata Dato’ Indera.

Sebagai informasi, Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, realisasi investasi di provinsi ini pada Januari-September 2025 mencapai Rp66,13 triliun atau 84,42 persen dari target tahunan penanaman modal.

LIHAT JUGA :  Butuh 3.500 Tenaga Kerja, Pabrik Pengelolaan Sampah Senilai USD 200 Juta Dibangun di Kabupaten Ini

Capaian ini, diikuti dengan serapan tenaga kerja sebanyak 326.462 pekerja, terbanyak nomor dua se pulau Jawa. (*)