HALO JEPARA- 30 dai muda NU Jepara dikukuhkan. Peserta favorit progam Madrasah Dakwah yang diselenggarakan PCNU Jepara ini berasal dari Donorojo dan Bangsri.
Peserta terfavorit adalah Ulil Anwar, M.Pd yang merupakan utusan MWCNU Donorojo. Selain itu juga Rini Masruroh yang merupakan utusan PAC Fatayat Bangsri.
Sekretaris PCNU Jepara, Kiai Ahmad Sahil, menyampaikan bahwa program Madrasah Dakwah ini bertujuan untuk membekali peserta dengan ilmu dan keterampilan dakwah yang sesuai dengan kebutuhan zaman.
“Dalam era globalisasi ini, metode dakwah harus terus berkembang agar tetap relevan dan efektif dalam menyampaikan ajaran Islam kepada masyarakat”, ujar Gus Sahil dikutip dari laman resmi NU Jepara, Jumat ((28/2/2025).
Menurutnya, program Madrasah Dakwah yang diselenggarakan PCNU Jepara ini mulai berjalan sejak lima bulan lalu, tepatnya 5 Oktober 2024. Saat itu, dimulai dari proses sosialisasi di MWCNU dan Banom, lalu dilanjutkan dengan pedaftaran peserta dan proses rekrutmen.
Gus Sahil menambahkan Madrasah Dakwah ini tak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas dai di lingkungan NU Kabupaten Jepara, namun juga membentuk kader dakwah yang memiliki pemahaman keislaman yang moderat dan berbasis Ahlussunnah Wal Jama’ah.
Tak kalah pentingnya, memperkuat peran NU dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat melalui dakwah yang santun dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
“Peserta Madrasah Dakwah PCNU Jepara ini dari berbagai unsur, mulai MWC NU, PAC GP Ansor, PAC Muslimat NU, PAC Fatayat NU, Pengurus Banom tingkat Cabang,” paparnya.
Lebih lanjut Gus Sahil mengatakan, program dilaksanakan setiap dua minggu sekali di Aula LP Ma’arif NU dan UNISNU Jepara dalam 8 kali pertemuan. Petugas seleksi hingga narasumber dilakukan oleh para profesional. Baik dari unsur PCNU Jepara maupun Unisnu Jepara.
Panitia pelaksana Madrasah Dakwah, Khoirul Muslimin mengungkapkan beberapa kendala dalam program Madrasah Dakwah. Salah satu kendalanya ada beberapa peserta yang kurang bersungguh-sungguh saat mengikuti kegiatan. Selain itu ada juga peserta yang tidak disiplin saat mengikuti kegiatan ini.
“Namun secara umum progam berjalan lancar. Progam dinyatakan selesai sehingga 30 peserta Madrasah Dakwah kami kembalikan kepada PCNU Jepara untuk dikukuhkan,” jelasnya.
“Semoga ilmu yang didapat dapat diamalkan dan dibaktikan untuk kemaslahatan,” tandasnya. (*)

































