Viral, Jembatan Desa Sinanggul Rusak Gegara Ini, Perbaikan Akan Dibantu Rp2,55 M dari APBD Jepara

Viral, Jembatan Desa Sinanggul Rusak Gegara Ini, Perbaikan Akan Dibantu Rp2,55 M dari APBD Jepara
Viral, Jembatan Desa Sinanggul Rusak Gegara Ini, Perbaikan Akan Dibantu Rp2,55 M dari APBD Jepara

Viral, Jembatan Desa Sinanggul Rusak Gegara Ini, Perbaikan Akan Dibantu Rp2,55 M dari APBD Jepara

HALO JEPARA– Media sosial di Jepara pada Kamis (27/6) diramaikan oleh postingan aksi warga Desa Sinanggul Kecamatan Mlonggo yang mengeluhkan kerusakan jembatan di wilayahnya. Demo warga dilakukan lantaran kerusakan jembatan itu sudah lebih dari satu tahun namun tak kunjung ada perbaikan dari pihak berwenang.

Aksi demo warga itu sampai ke jajaran Pemkab Jepara. Bupati Jepara Witiarso Utomo dan jajarannya langsung satset mencari solusi terkait kerusakan jembatan di Desa Sinanggul ini.

Meski berada di luar kewenangan kabupaten, Pemerintah Kabupaten Jepara menyatakan siap membantu pembangunan jembatan penghubung di Desa Sinanggul, Kecamatan Mlonggo. Langkah ini diambil menyusul keluhan warga terhadap kerusakan jembatan yang tak kunjung diperbaiki.

LIHAT JUGA :  Pengiriman 2 Kontainer Furnitur Asal Jepara Dipending Imbas Tarif 32% AS, Mas Wiwit Jajaki Pasar Ekspor Baru

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jepara, Ary Bachtiar, menjelaskan bahwa jembatan tersebut merupakan aset desa dan termasuk jalan poros desa. Karena itu, statusnya bukan bagian dari jalan kabupaten.

“Jembatan di Sinanggul yang rusak merupakan jalan poros desa yang asetnya milik Desa Sinanggul, Kecamatan Mlonggo, jadi statusnya bukan jalan Kabupaten,” ujarnya, Sabtu (28/6/2025).

Namun demikian, kata Ary, Dinas PUPR telah melakukan perbaikan sementara dengan menutup lubang pada plat jembatan menggunakan plat besi. Upaya itu bertujuan agar jembatan masih bisa dilalui kendaraan ringan.

Seiring waktu, kerusakan jembatan terus bertambah. Lubang pada badan jembatan melebar dan dinilai membahayakan pengguna jalan. Struktur jembatan yang terbuat dari pasangan batu bata melengkung sudah tidak mampu menahan beban.

LIHAT JUGA :  Listrik 3 Pulau di Karimunjawa Kian Terang dengan Energi Terbarukan

“Sudah pernah ditutup pelat besi oleh Dinas PUPR Jepara, dengan harapan masih bisa dilewati oleh kendaraan ringan. Tetapi semakin lama, lubang pada jembatan semakin membesar,” terangnya.

Lebih jauh, Ary menambahkan, jalur tersebut kerap dilalui kendaraan berat bermuatan kayu. Beban berlebih itu mempercepat kerusakan karena tidak sesuai dengan kapasitas konstruksi yang ada.

“Secara teknis, jembatan itu memang sudah tidak layak,” kata dia.

Karena pembangunan jembatan tersebut membutuhkan anggaran yang cukup besar, lanjut Ary, Bupati Jepara Witiarso Utomo akan membantu melalui APBD Jepara 2026.

Dengan adanya pembangunan ini, pemerintah berharap akses transportasi warga kembali lancar dan aman. Jembatan yang layak juga diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

LIHAT JUGA :  CARA Daftar Seleksi CPNS Pemprov Jateng Tahun 2024, Dibuka 20 Agustus, Ada 4.446 Formasi

“Bupati Jepara akan membantu melalui APBD 2026 sebesar Rp2,55 miliar,” tandasnya. (*)