Jalan di Jepara Tak Lagi Tambal Sulam, Target Awal 101 Km, Ternyata Segini Realisasinya

Jalan di Jepara Tak Lagi Tambal Sulam, Target Awal 101 Km, Ternyata Segini Realisasinya
Jalan di Jepara Tak Lagi Tambal Sulam, Target Awal 101 Km, Ternyata Segini Realisasinya

Jalan di Jepara Tak Lagi Tambal Sulam, Target Awal 101 Km, Ternyata Segini Realisasinya

HALO JEPARA- Sektor infrastruktur menjadi prioritas utama yang digarap Pemkab Jepara di bawah kepemimpinan Bupati Witiarso Utomo dan Wabup M Ibnu Hajar.

Pemerintah daerah menyadari bahwa mobilitas yang baik adalah kunci pertumbuhan ekonomi.

Pada awal masa jabatan, Bupati Witiarso Utomo dan Wabup M Ibnu Hajar menargetkan perbaikan jalan poros kabupaten sepanjang 101 kilometer dalam program 100 hari kerja. Strategi pembiayaan dilakukan melalui efisiensi APBD dan lobi intensif ke pemerintah pusat serta provinsi.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak agresif melalui tim “Klinik Jalan” yang terus bekerja menutup lubang dan melakukan pelapisan ulang (overlay).

LIHAT JUGA :  Simental Berbobot 1,1 Ton, Sapi Kurban Presiden Prabowo, Diserahkan di Purworejo

Pemerintah daerah juga sukses melobi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menggelontorkan bantuan senilai Rp30 miliar khusus perbaikan ruas jalan provinsi Jepara-Kelet.

Hingga pertengahan tahun, target awal terlampaui. Realisasi penanganan jalan mencapai lebih dari 130 kilometer. Tingkat kemantapan jalan kabupaten tercatat mencapai 88,18 persen dari total panjang jalan 854,027 kilometer.

Sebanyak 19 ruas jalan strategis—termasuk Tulakan-Bandungharjo dan Banyumanis-Ujungwatu—kini dalam kondisi mantap, memperlancar akses wisata dan distribusi logistik.

Sekretaris Daerah Jepara, Ary Bachtiar, menyebut capaian ini sebagai sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Hampir semua ruas jalan strategis digarap maksimal. Tak setengah-setengah, pembangunan dilakukan dengan konsep tuntas ruas, bukan tambal sulam.

“Baru di era Pak Wiwit, peningkatan jalan dilakukan secara masif dan menyeluruh dengan konsep tuntas ruas,” kata Aty Bachtiar kepada wartawan baru-baru ini.

LIHAT JUGA :  RESMI, DPRD Setujui Perubahan APBD 2025, Bupati Jepara: Di Balik Setiap Rupiah, Ada Harapan Masyarakat

Menurutnya, pendekatan tuntas ruas membuat kualitas jalan lebih awet, fungsional, dan benar-benar mendukung aktivitas ekonomi serta mobilitas masyarakat.

Pemkab Jepara menilai pembangunan infrastruktur jalan sebagai sarana vital yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik, dan konektivitas antarwilayah.

“Jepara jalur mulus bukan hanya sekadar slogan, tapi jadi kenyataan,” tandasnya. (*)