Kemenag Jepara Luncurkan Program MANDIRI MADINQu untuk Pemberdayaan Ekonomi Guru Madin dan TPQ

Kemenag Jepara Luncurkan Program MANDIRI MADINQu untuk Pemberdayaan Ekonomi Guru Madin dan TPQ
Kemenag Jepara Luncurkan Program MANDIRI MADINQu untuk Pemberdayaan Ekonomi Guru Madin dan TPQ

HALO JEPARA- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara H. Akhsan Muhyiddin, SE, MM resmi meluncurkan program MANDIRI MADINQu, sebuah inovasi dalam pemberdayaan ekonomi umat yang ditujukan bagi guru Madrasah Diniyah (Madin) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ).

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para guru dengan memanfaatkan dana zakat secara produktif.

Akhsan Muhyiddin mengatakan mayoritas guru Madin dan TPQ masih berada dalam kategori prasejahtera.

Data terbaru dari Seksi Pendidikan Diniyah dan Pontren menunjukkan bahwa lebih dari 70% guru masih menerima bisyaroh atau honor di bawah Rp 300.000 per bulan.

Bahkan sebagian besar mengajar secara sukarela tanpa imbalan tetap.

LIHAT JUGA :  Jepara Peringati Hari Amal Bakti Kemenag, Tegaskan Kerukunan Umat Hingga Pelestarian Lingkungan

Sebagai solusi, MANDIRI MADINQu menawarkan pendekatan terintegrasi melalui penyaluran zakat produktif, pelatihan kewirausahaan, serta pendampingan usaha.

Program ini menargetkan penyaluran modal usaha mikro kepada 20 guru sebagai tahap awal, dengan harapan menciptakan ekosistem ekonomi berkelanjutan bagi komunitas pendidikan keagamaan.

“Program ini tidak sekadar memberikan bantuan, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi bagi guru melalui pelatihan, pendampingan, serta akses permodalan berbasis qardhul hasan,” ujar Akhsan Muhyiddin.

Selain itu, MANDIRI MADINQu sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Program Prioritas Kementerian Agama, yang menekankan pemberdayaan ekonomi umat dan penguatan moderasi beragama.

Program ini juga melibatkan berbagai stakeholder, termasuk Baznas, UPZ, organisasi keagamaan, serta lembaga pendidikan, guna memastikan efektivitas dan keberlanjutan inisiatif.

LIHAT JUGA :  Elpiji 3 Kg Langka, Pemuda Ini Malah Lakukan Praktik Oplos ke Gas 12 Kg Nonsubsidi, Ini Motifnya

Dengan adanya MANDIRI MADINQu, diharapkan kesejahteraan guru Madin dan TPQ di Kabupaten Jepara meningkat, serta dapat menjadi model nasional bagi transformasi sosial berbasis pendidikan keagamaan. (*)