Jateng  

Kata Gubernur Jateng Soal SPPG Progam MBG di Jepara: Bisa Jadi Role Model Daerah Lain

Kata Gubernur Jateng Soal SPPG Progam MBG di Jepara: Bisa Jadi Role Model Daerah Lain
Kata Gubernur Jateng Soal SPPG Progam MBG di Jepara: Bisa Jadi Role Model Daerah Lain

HALO JEPARA- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) progam Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Karangnongko, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, diresmikan oleh Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Senin (4/8/2025). Fasilitas bernama SPPG At-Taqwa Daren I ini menjadi unit ke-323 di Jawa Tengah, dan digadang sebagai percontohan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk daerah lain.

Peresmian dilakukan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, didampingi Bupati Jepara Witiarso Utomo, Wakil Bupati Kudus Bellinda Putri Sabrina Birton, dan Ketua Yayasan At-Taqwa Daren I Edy Khumaidi Muhtar. Hadir pula unsur Forkopimda serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Jepara.

Ketua Yayasan At-Taqwa Daren I, Edy Khumaidi Muhtar, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan. Dapur ini, kata dia, mampu melayani 3.700 penerima manfaat pada tahap awal.

LIHAT JUGA :  Progam MBG di Jateng, Baru 39,81% dari Target 3.228 Unit, Operasional Dilayani SPPG Mitra Hingga Ponpes

“Alhamdulillah wa syukurillah, siang hari ini tidak terduga Bapak Gubernur hadir langsung. Semoga membawa berkah bagi masyarakat,” kata dia.

Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa dapur gizi berperan penting sebagai pendukung utama kebijakan nasional. Ia menyebut SPPG tidak hanya menyediakan makanan, tetapi juga menjadi sarana edukasi hidup bersih, penggerak ekonomi, dan pencipta lapangan kerja.

“SPPG ini bukan sekadar dapur. Di dalamnya ada pendidikan tentang hidup bersih, perputaran ekonomi, hingga penciptaan lapangan kerja,” ucapnya.

Lebih lanjut, dia menilai kehadiran SPPG memberikan dampak luas melalui program MBG, tidak hanya bagi anak-anak. Fasilitas ini juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar sebagai wujud nyata kehadiran negara.

LIHAT JUGA :  Menguji Netralitas TNI dan Polri di Pilgub Jateng 2024

“Multiplier effect dari MBG bukan hanya untuk anak-anak, tapi juga bagi kesejahteraan masyarakat sekitar. Inilah bentuk nyata hadirnya negara,” tuturnya.

Setelah pengguntingan pita, Gubernur bersama rombongan meninjau fasilitas dapur. Ia menyebut operasional SPPG At-Taqwa Daren I sudah memenuhi standar.

“Dari cara masak, kebersihan dapur, hingga distribusinya sangat baik. Ini layak jadi percontohan untuk daerah lain,” kata dia.

Ahmad Luthfi menyebut Jawa Tengah telah memiliki 322 unit SPPG, dan At-Taqwa Daren I menjadi unit ke-323. Di Kabupaten Jepara tercatat 24 unit, tujuh di antaranya telah beroperasi.

Ia menegaskan Jawa Tengah kini menjadi barometer program MBG nasional dan menempati peringkat kedua secara nasional.

“Barangkali untuk wilayah Jepara bisa jadi role model untuk bisa ditarik daerah lain. Jepara adalah salah satu kabupaten yang banyak SPPG-nya,” terangnya.

LIHAT JUGA :  Jateng Gelontor Rp340 Miliar untuk 17 Ribu RTLH, Mahasiswa Diminta Ikut Awasi

Ia juga mendorong lebih banyak yayasan dan lembaga masyarakat untuk ikut serta mendukung program pemerintah agar penyediaan gizi bagi anak-anak dapat berjalan lebih cepat dan merata.

Senada dengan Gubernur, Bupati Jepara Witiarso Utomo menyampaikan dukungan penuh terhadap operasional SPPG At-Taqwa Daren I. Ia berharap kehadiran dapur ini dapat meningkatkan derajat kesehatan serta kualitas pendidikan anak-anak di Jepara. (*)