Progam Makan Bergizi Gratis di Jepara Utara Diperluas, Setelah Keling Kini Rambah Bangsri

Progam Makan Bergizi Gratis di Jepara Utara Diperluas, Setelah Keling Kini Rambah Bangsri
Progam Makan Bergizi Gratis di Jepara Utara Diperluas, Setelah Keling Kini Rambah Bangsri

Progam Makan Bergizi Gratis di Jepara Utara Diperluas, Setelah Keling Kini Rambah Bangsri

HALO JEPARA- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jepara terus digenjot. Tak hanya kawasan selatan atau tengah, progam andalan Presiden Prabowo Subianto itu kini juga terus merambah kawasan Jepara Utara.

Beberapa waktu lalu, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum MBG sudah didirikan di Desa Watuaji, Kecamatan Keling.

Kini, terbaru dapur umum MBG juga didirikan di Desa Bangsri Kecamatan Bangsri.

SPPG ini digagas oleh Yayasan Al Fitroh Watuaji Kecamatan Keling, dan peresmiannya dibuka Bupati Jepara Witiarso Utomo (Mas Wiwit) yang diwakili Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar (Gus Hajar), Senin (15/9/2025).

LIHAT JUGA :  Ini Capaian Pembangunan Jalan Hingga RTLH Progam TMMD di Kecapi, 2 Pekan Sudah 70 Persen

Kepala SPPG Desa Bangsri, Bayu Dimas Yolanda mengatakan, kehadiran dapur SPPG tak hanya berorientasi pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi lebih jauh juga diproyeksikan ikut membentuk generasi masa depan Indonesia yang cemerlang.

Penerima manfaat MBG di Desa Bangsri berjumlah 2386 siswa yang berasal dari 15 sekolahan. Untuk sementara, penyalurannya menyasar sekolah yang terdekat dengan dapur MBG.

“Jumlah penerima manfaat dari MBG 2386 orang dari 15 sekolahan. Saat peresmian, yang kita salurkan baru 9 sekolahan terdekat dengan dapur MBG,” katanya.

Sementara itu, Wabup Jepara Gus Hajar menilai, kehadiran SPPG di Desa Bangsri bukan sekedar menyediakan makanan, tetapi menyiapkan generasi Jepara yang sehat, kuat, dan cerdas menuju generasi emas 2045.

LIHAT JUGA :  CATAT! Selingkuh, Kumpul Kebo, Wik-wik dengan Pasangan Tak Resmi Bisa Dipenjara

Menurut Gus Hajar, langkah ini sejalan dengan fokus Presiden Prabowo pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) serta ketahanan pangan.

“Jadi memang sangat penting sekali adanya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung program-program peningkatan kesejahteraan dan kesehatan anak-anak, seperti MBG ini,” ujar Gus Hajar.

Ditambahkan Gus Hajar, di Kabupaten Jepara sudah ada 23 SPPG yang sudah beroperasi. Dengan diresmikannya SPPG Al Fitroh Bangsri, maka menjadi 24 SPPG

Di Jepara, kuota SPPG secara keseluruhan sebanyak 119 unit yang akan tersebar di seluruh kecamatan. Harapannya, tidak ada lagi anak-anak sekolah dan kelompok rentan yang terlewat dari layanan makanan bergizi seimbang.

LIHAT JUGA :  Jateng-Prancis Sepakat Perkuat Kemitraan Strategis, Termasuk Industri Mebel di Jepara

“Saya titip pesan, jaga kualitas layanan gizi di setiap SPPG. Jangan sampai ada berita viral tentang anak keracunan, diare, akibat MBG. Semakin banyak yang terlibat, semakin kuat ekosistem layanan gizi di Jepara,” pungkasnya. (*)