Ini Aktivitas Rumah Pelayanan Disabilitas Mental dan Ponpes Tahfidz Khusus Difabel di Jepara, Ada yang Bisa Bikin Batik Cantik

Ini Aktivitas Rumah Pelayanan Disabilitas Mental dan Ponpes Tahfidz Khusus Difabel di Jepara, Ada yang Bisa Bikin Batik Cantik (Foto:Ist)
Ini Aktivitas Rumah Pelayanan Disabilitas Mental dan Ponpes Tahfidz Khusus Difabel di Jepara, Ada yang Bisa Bikin Batik Cantik (Foto:Ist)

HALO JEPARA- Ini aktivitas rumah pelayanan disabilitas mental dan ponpes tahfidz khusus difabel di Jepara. Ternyata ada yang bisa bikin karya berupa batik yang cantik.

Aktivitas yang dilakukan warga berkebutuhan khusus ini disaksikan langsung oleh para pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara.

Mereka mengunjungi rumah pelayanan sosial disabilitas mental (RPSDM), Waluyotomo Potroyudan Jepara dan pondok pesantren Irhamnyy Robby, di Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan.

Ponpes ini merupakan pesantren tahfidz difabel khusus tuna rungu dan tuna wicara untuk putri yang ada di Jepara.

Tidak hanya sekedar memberikan bantuan, mereka juga berinteraksi melihat keseharian para disabilitas mental di panti sosial dan ponpes khusus difabel itu.

LIHAT JUGA :  Pilkada Jepara 2024 Ada 3 Paslon? 5 Partai Nonparlemen Dorong Lahirnya Poros Ketiga, Kuncinya di PKS

Mulai dari kegiatan mengurus diri, proses terapi, hingga melihat hasil karya-karya mereka yang terpasang di galeri panti.

“Kegiatan yang kami lakukan sekaligus untuk menyampaikan pesan jika mereka tak sendiri. Akan ada orang-orang yang peduli dengan mereka yang berada di panti sosial disabilitas mental atau ponpes difabel,” ungkap Ketua DWP DPUPR Jepara Erna Widi Nuraini Ari Bachtiar, Selasa (28/1/2025).

Erna terkesan dengan aneka batik yang dibuat warga berkebutuhan khusus itu. Meski dengan keterbatasan mereka mampu membuat karya yang cantik.

Dengan ketelatenan dan kesabaran para pengurus panti, mampu mengajarkan mereka untuk berkarya.

“Batik ini kalau dijual ke luar sangat laku. Ternyata hasil kreasi mereka selama rehabilitasi di panti,” kata Erna.

LIHAT JUGA :  SOSOK Afif dan Rohmad, Personel Pramuka Jepara yang Dikirim ke Aceh dan Sumatera

Erna Widi Nuraini mengatakan kegiatan DWP DPUPR ini sebagai bentuk wisata hati menjenguk saudara disabilitas mental di dalam panti.

“Kami sedikit berbagai rejeki kepada mereka. Karena Ini sebagai rasa cinta kasih dan empati kepada sesama,” kata Erna.

Menurut Wrna, mereka ini juga manusia yang butuh perhatian dan kasih sayang.

“Kalau bukan dimulai dari diri kita. Lalu siapa lagi,” kata dia.

Kepala Panti PPSLU Potroyudan RPSDM Waluyotomo Jepara Nur Chibtiyah menyampaikan apresiasi kepada DWP DPUPR Jepara, yang mempunyai kepedulian terhadap para disabilitas mental di wilayah Jepara.

“Semoga memberikan manfaat bagi kita semua,” tandasnya. (*)