Lantik 9 Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Rais Syuriah PCNU Jepara: Jangan Tidur di Rumah

Lantik 9 Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Rais Syuriah PCNU Jepara: Jangan Tidur di Rumah ...
Lantik 9 Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Rais Syuriah PCNU Jepara: Jangan Tidur di Rumah ...

Lantik 9 Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Rais Syuriah PCNU Jepara: Jangan Tidur di Rumah

HALO JEPARA– Sebanyak sembilan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se-Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Batealit Masa Khidmah 2026–2031 resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat yang berlangsung di Gedung MWC NU Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Ahad (2/8/2026).

Prosesi pelantikan dipimpin oleh Rais Syuriyah PCNU Jepara, KH. Hayatun Nufus Abdullah Hadziq, setelah pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan oleh Sekretaris PCNU Jepara, KH. Ahmad Sahil, S.Pd.I.

Pelantikan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tahlil, pembacaan Surat Keputusan, prosesi pelantikan, sambutan, dan diakhiri dengan doa.

Sembilan kepengurusan ranting yang dilantik meliputi Pengurus Ranting NU Batealit, Bantrung, Bawu, Bringin, Geneng, Mindahan, Ngasem, Raguklampitan, dan Somosari.

Acara tersebut dihadiri jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jepara, Camat Batealit, Kapolsek Batealit, Danramil Batealit, para petinggi desa se-Kecamatan Batealit, Pengurus MWC NU Kecamatan Batealit, serta Badan Otonom (Banom) NU.

LIHAT JUGA :  Infrastruktur Kawasan Pinggiran Jepara Disasar TMMD, Bangun Jalan Hingga Rumah Tak Layak Huni

Rais Syuriyah PCNU Jepara, KH. Hayatun Nufus Abdullah Hadziq, menegaskan tantangan perjuangan Nahdlatul Ulama ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan kepengurusan yang memiliki semangat pengabdian, kekompakan, dan kepedulian terhadap masyarakat.

“Tantangan ke depan luar biasa. Kita harus gigih bagaimana gerakan dan perjuangan Nahdlatul Ulama bisa bermanfaat untuk umat serta membawa keberkahan,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan pengurus ranting harus mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dalam membangun masyarakat. Ia menekankan bahwa hubungan yang harmonis antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah desa menjadi modal penting dalam mewujudkan kemajuan di tingkat desa.

“Pengurus ranting harus bisa bersama-sama dengan pemerintah desa untuk memajukan desa dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Gus Yatun juga mengingatkan kepengurusan Nahdlatul Ulama tidak boleh hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi harus hadir di tengah masyarakat untuk mendengar, memahami, dan membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi warga.

LIHAT JUGA :  Menimbang Ulang Peternakan Babi dan Masa Depan Agribisnis Halal di Jepara

“Jangan tidur di rumah. Sapa umat, dengarkan persoalannya, kemudian carikan solusi,” pesannya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga kepentingan masyarakat melalui penyampaian masukan maupun kritik yang konstruktif kepada pemerintah apabila terdapat kebijakan yang dinilai belum berpihak kepada umat.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Batealit, KH. Said, mengingatkan bahwa pelantikan bukan sekadar memenuhi ketentuan administrasi organisasi, tetapi menjadi titik awal pelaksanaan amanah yang harus diwujudkan melalui kerja nyata.

“Pelantikan tidak hanya memenuhi syarat administrasi organisasi, tetapi harus dimaknai sebagai amanah yang dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh pengurus ranting yang baru dilantik mampu menjaga kekompakan, memperkuat koordinasi antar-ranting, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat selama Masa Khidmah 2026–2031.

Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya konsolidasi organisasi Nahdlatul Ulama di tingkat kecamatan sekaligus memperkuat peran ranting sebagai garda terdepan dalam pelayanan keagamaan, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

LIHAT JUGA :  Puluhan Penyandang Disabilitas Terima Sembako Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag RI Jepara

Dengan kepengurusan baru, MWC NU Kecamatan Batealit berharap seluruh ranting semakin aktif membangun sinergi dengan berbagai pihak, menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, serta menghadirkan program-program yang menjawab kebutuhan masyarakat di masing-masing desa. (*)