Ikhtiar Penguatan SDM Berbasis Komunitas Lokal, Warek Unisnu Jepara Ngaji Al-Ghazali di Kemujan Karimunjawa

Ikhtiar Penguatan SDM Berbasis Komunitas Lokal, Warek Unisnu Jepara Ngaji Al-Ghazali di Kemujan Karimunjawa
Ikhtiar Penguatan SDM Berbasis Komunitas Lokal, Warek Unisnu Jepara Ngaji Al-Ghazali di Kemujan Karimunjawa

HALO JEPARA- Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PR NU) Kemujan bersama PR Muslimat NU, PR Fatayat NU, dan PR GP Ansor Kemujan Karimunjawa menggelar pengajian bersama pada Sabtu malam Ahad (awal bulan) di Desa Kemujan, Karimunjawa (1/5/2025). Kegiatan ini bagian dari ikhtiar memperkuat fondasi keagamaan dan membangun sumber daya manusia yang unggul berlandaskan nilai-nilai Islam

Kegiatan ini sebagai pembukaan (kick off) pengajian, selanjutnya akan diagendakan rutinan bulanan.

Kegiatan ini didukung oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) Pamoja, sebagai bentuk sinergi antara pembangunan spiritual dan penguatan masyarakat berbasis komunitas lokal.

Pengajian menghadirkan Dr. K. Abdul Wahab Saleem, S.Sos., M.Si. sebagai pembicara utama. Dalam tausiyahnya, Kiai Wahab menekankan pentingnya menyiapkan generasi yang tidak hanya cakap dalam ilmu duniawi, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan akhlak mulia sebagaimana diajarkan dalam Islam.

LIHAT JUGA :  Mas Wiwit Sidak Layanan Jepara Tanggap 112, Temukan Fakta Ini

Materi pengajian merujuk pada dua kitab klasik yang sarat nilai tasawuf dan pendidikan karakter: “Mukhtasar Ihya’ Ulumuddin” karya Imam Al-Ghazali, serta “Al-Risalah Jami’at Al-Maqashid” karya Hadratus Syaikh KH. Muhammad Hasyim Asy’ari.

Kedua kitab ini dijadikan rujukan utama untuk menggali nilai-nilai keislaman yang relevan dalam pembentukan pribadi muslim yang utuh dan berdaya.

“Sumber daya manusia yang sejati bukan hanya yang menguasai teknologi, tetapi yang mampu menyeimbangkan ilmu dengan adab, dunia dengan akhirat, dan nalar dengan nurani,” tutur Kiai Abdul Wahab .

Kegiatan ini mempersiapkan sumber daya manusia seiring dengan berkembangnya yg Karimunjawa, yang kini semakin dikenal tidak hanya sebagai destinasi wisata.

Namun juga sebagai wilayah yang aktif membangun kualitas hidup masyarakatnya melalui pendidikan dan spiritualitas.

LIHAT JUGA :  Tekan Pelecehan Seksual di Kalangan Pelajar, Ini yang Dilakukan KKN UNISNU Jepara di MTs Mabdaul Huda Demak

Selain merujuk pada dua kitab tersebut, jemaah juga bisa mendiskusikan tentang persoalan keseharian, seperti misal, kondisi sosial, ekonomi, serta lingkungan.

Acara ini disambut antusias oleh masyarakat, mulai dari kalangan pemuda hingga orang tua, yang memadati tempat pengajian sejak sore hari. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah silaturahmi antar warga dan penguatan organisasi keislaman di tingkat akar rumput.

Dengan kegiatan ini, para penyelenggara berharap dapat terus melahirkan kader-kader umat yang memiliki integritas, spiritualitas tinggi, serta komitmen kuat terhadap pengabdian sosial dan lingkungan lestari di Kemujan maupun wilayah Kepulauan Karimunjawa. (*)