HALO JEPARA- Perang air belasan remaja di SPBU Batealit dan Perempatan Bergat Krapyak Jepara saat malam Ramadan digagalkan tim Patroli Siraju Polres Jepara, Minggu (15/3/2025) dini hari.
Katim Patroli Siraju Polres Jepara Ipda Eko Adi Prayitno, sejumlah remaja tersebut hendak beraksi pada pukul 01.30 WIB. Namun sebelum beraksi, petugas mengamankan mereka.
Pihaknya bisa mencegah aksi perang air saat malam Ramadan itu setelah mendapatkan aduan masyarakat melalui layanan pengaduan Siraju dan Call Center Polri 110.
Untuk memastikan laporan tersebut, Tim Patroli Presisi Siraju menuju lokasi. Petugas berhasil mengamankan 13 remaja beserta barang bukti berupa 5 bungkus plastik berisikan air yang hendak perang air.
“Dari belasan remaja itu ada yang berstatus pelajar,” kata Ipda Eko, Minggu (16/3/2025).
Mereka lantas dibawa ke Polres Jepara untuk didata, diberikan pembinaan dan pemanggilan orang tua disertai dengan surat perjanjian tidak mengulangi perbuatannya.
Terkait kejadian itu, Katim Patroli Siraju mengimbau kepada orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anaknya.
Ia meminta kepada seluruh orang tua agar tidak mengizinkan anak-anaknya keluyuran pada malam hari terlebih selama bulan suci Ramadan 1446 H.
“Jangan sampai mereka melakukan kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri dan juga masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap tidak ada anak-anak yang menjadi korban atau pelaku kejahatan seperti balap liar, tawuran, perang sarung, perang air hingga geng motor yang marak terjadi di berbagai daerah saat bulan suci Ramadan.
“Orang tua mempunyai peran penting dalam pengawasan pergaulan anak, mari tingkatkan kepedulian terhadap anak kita,” katanya. (*)












